Memasuki abad kedua perjalanannya, Nahdlatul Ulama (NU) diperhadapkan pada tantangan sosial, ekonomi, teknologi, krisis lingkungan, hingga dinamika demokrasi yang kian kompleks.
Menyikapi momentum Muktamar ke-35 NU di Jombang, sebuah forum partisipatif bertajuk Musyawarah Besar (Mubes) Warga Nahdlatul Ulama 2026 bakal diselenggarakan pada Jumat, 28 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Khoiriyah Hasyim, Seblak, Jombang, Jawa Timur.
Forum ini diinisiasi untuk memperluas ruang percakapan publik mengenai masa depan jam'iyah, berfokus bukan pada persaingan figur kepemimpinan, melainkan pada gagasan dan kemaslahatan lebih dari 140 juta warga Nahdliyin.
Panitia penyelenggara menegaskan bahwa Mubes Warga NU 2026 bukan merupakan bagian dari struktur atau mekanisme formal Muktamar ke-35 NU, serta tidak bermaksud menggantikan kewenangan organisatoris PBNU.
Mubes juga dipastikan independen dan steril dari agenda dukung-mendukung kandidat calon Ketua Umum atau Rais 'Aam tertentu.
Fokus utama pertemuan ini adalah merefleksikan nilai-nilai dasar, tata kelola, kemandirian jam'iyah, integritas organisasi, serta keberpihakan NU terhadap kelompok terpinggirkan.
Mubes Warga NU 2026 dirancang untuk mempertemukan seluruh spektrum ekosistem Nahdliyin. Kehadiran peserta mencakup para kiai, nyai, pengasuh pesantren, pengurus NU daerah, akademisi, profesional, aktivis lingkungan, penggerak komunitas, budayawan, pekerja media, hingga kelompok rentan.
Melalui sesi pleno dan diskusi kelompok, Mubes akan membahas berbagai agenda strategis khidmah NU yang bersentuhan langsung dengan akar rumput, seperti:
* Kemandirian ekonomi warga dan perlindungan sosial. * Penguatan kualitas pendidikan pesantren dan madrasah. * Layanan kesehatan dan kelestarian lingkungan hidup. * Perlindungan perempuan, anak, serta advokasi masyarakat miskin.
Hasil akhir forum ini ditargetkan melahirkan Deklarasi Warga NU untuk Abad Kedua, serta rumusan rekomendasi resmi yang akan diserahkan kepada jajaran pengurus NU hasil Muktamar ke-35.
Tokoh Penasihat dan Penanggung JawabPelaksanaan Mubes Warga NU 2026 didukung oleh deretan tokoh kebangsaan dan senior NU yang bertindak sebagai Dewan Penasihat, antara lain:
* Nyai Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid * dr. H. Umar Wahid, Sp.P. * Prof. Dr. H. Mahfud MD * H. Lukman Hakim Saifuddin
Adapun posisi Penanggung Jawab diampu oleh Inayah Wulandari Wahid, didukung oleh jajaran panitia pengorganisasi seperti KH. Marzuki Wahid, Helmi Ali, Badriyah Fayumi, Nur Rofiah, Hairus Salim, serta jajaran penggerak komunitas lainnya.
Pendaftaran peserta Mubes dilakukan secara terbuka melalui tautan daring s.id/mubes2026. Forum ini menegaskan pesan moral bahwa arah dan masa depan Nahdlatul Ulama tidak hanya ditentukan oleh elit pengurus, melainkan dihidupkan oleh jutaan warga NU di seluruh penjuru pelosok Nusantara. (*)
---
Sumber: TIMES INDONESIA
https://timesindonesia.co.id/peristiwa-nasional/605418/mubes-warga-nu-2026-di-jombang-siap-digelar-jadi-wadah-suara-jamaah-menatap-abad-kedua
