TSr0TUriBUMiTUA8TfWoGpd7Gi==

Pakai Sandal Jepit, Ketua DPRD Banten Ikuti Panjang Mulud

Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim saat mengikuti tradisi Panjang Mulud bersama warga Senin, 25 Agustus 2026.

Panjang Mulud adalah tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh warga Kota Serang, Banten, dengan cara menghias dan mengarak berbagai bentuk ornamen berisi makanan, sembako, hingga perabotan rumah tangga

Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad 12 Rabiul Awal atau bertepatan dengan Selasa 25 Agustus 2026.

Terlihat Fahmi ikut berbaur dengan warga di sekitar kediamannya di Dalung Keputren Satu, Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten. Politisi Golkar ini tidak sendiri, ia ditemani oleh istri Munawaroh.

Tradisi yang dikenal masyarakat Panjang Mulud ini sudah dilakukan sejak lama yang dilakukan warga Kota Serang ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan masih bertahan sampai sekarang kendati berganti generasi.

"Tradisi Panjang Mulud sudah lama banget dan Alhamdulillah sampai sekarang masih bisa kita lihat meski sudah berganti dari generasi ke generasi," kata Fahmi.

Munawaroh menceritakan bahwa tradisi ini sudah ia lihat dan ikuti sejak ia masih kecil. "Dulu waktu kecil seneng banget kalau ada Panjang Mulud dan Alhamdulillah setelah sekian tahun masih ada," kata Munawaroh.

Fahmi dan istri terlihat berjalan ditengah-tengah warga sambil megang rabana, alat tradisional yang biasa digunakan warga dalam memeriahkan perayaan hari besar Islam, diantaranya Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sepanjang perjalanan menuju masjid di sekitar kampung, Fahmi dan istri menyapa warga dan bercengkrama tanpa batas. "Alhamdulillah hari ini kami bisa berkumpul bersama warga di sekitar tempat tinggal. Sebenarnya setiap tahun juga kita selalu sempatkan hadir di acara ini." kata Fahhmi.



Nilai dan Makna Panjang Mulud

Panjang Mulud adalah tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh warga Kota Serang, Banten, dengan cara menghias dan mengarak berbagai bentuk ornamen berisi makanan, sembako, hingga perabotan rumah tangga
Inti Tradisi Panjang Mulud
  • Arak-arakan Hiasan: Warga membuat bentuk unik (seperti kapal, masjid, atau menara) dari bahan kayu atau gabus yang dipenuhi makanan, telur hias, pakaian, hingga uang tunai secara swadaya. 
  • Pawai Shalawat: Hiasan tersebut diarak keliling kampung diiringi pembacaan shalawat dan tabuhan marawis menuju masjid. 
  • Tradisi Ngeropok: Puncak acara ditandai dengan pembagian atau berebut berkat dan bingkisan dari ornamen Panjang Mulud bersama warga setempat. 
  • Makna Gotong Royong: Istilah "panjang" mengartikan agar warga "memanjangkan tangan" untuk saling berbagi rezeki dan mempererat silaturahmi.
Maulid Nabi Muhammad itu Apa?
Maulid Nabi Muhammad adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang dirayakan setiap tanggal 12 Rabiulawal dalam penanggalan Hijriyah. 
Kata maulid atau milad berasal dari bahasa Arab yang berarti hari lahir. 
Makna dan Tujuan
  • Meneladani Akhlak: Menjadi momen untuk mengenang perjuangan dan meneladani perilaku mulia Rasulullah.
  • Meningkatkan Shalawat: Mengisi hari dengan memperbanyak bacaan shalawat dan rasa syukur kepada Allah SWT.
  • Ekspresi Cinta: Wujud penghormatan serta rasa cinta umat Islam kepada Nabi Muhammad. 

Type above and press Enter to search.