TSr0TUriBUMiTUA8TfWoGpd7Gi==

Ingin Tahu Seseorang, Lihat Saja Teman Dekatnya



Ingin tahu seseorang lihat saja teman dekatnya, pasti tidak jauh berbeda."_

Dulu semasa SMA saya tidak suka baca buku karena saat itu saya anggap tidak begitu penting dan apa manfaatnya. Tahu kenapa? Karena circle saya dimasa itu tidak ada yang doyan baca buku.

Mau muntah sepertinya lihat buku tebal apalagi buku yang tidak saya pahami valuebya. Boro-boro baca, ngelirik juga kagak. Ha ha ha ha.

Setelah kuliah barulah saya mulai rajin baca buku. Setiap selesai kuliah saya pasti mampit ke Gramedia car buku diakon. Ketika istirahat kuliah atau ketika tidak ada jam kuliah saya ke perpustakaan kampus.

Awalnya cuma ingin dilihat  sok intelek aja. Jangankan baca, lihat ketebalan bukunya saja ga tertarik, ga menarik saya taruh di meja dan cari buku lainnya.

Waktu berjalan akhrinya saya jadi mau baca buku dan rajin baca buku. karena kalau ngpbrol teman-teman saya lincah sekali lidahnya. Pakai referensi segala lagi. Ketika mendengarkam cara bicadanya saya bergumam dalam hati. 

"Ini anak cerdas amat ya, kalau ngomong juga enak. Runut, sistematis, body languangenya juga asyik, ngatur ritme intonasi nada bicaranya juga rnak dixengar," gumam saya.

Waktu berjalan akhirnya saya tahu rahasianya dia rajim baca buku. Sejak saat itulah saya jadi rajim baca buku. 

Mulai Belajar Menulis

Setelah ilmu baca buku saya lakukam selanjutnya saya juga tergelitik teman saya yang jago menuls.  Temenku kalau menulis rasanya renyah, gurih seperti kita makan cemilan karena tidak sadar bacanya lama.

Apalagi kalau dia menulis feature, wah saya seperti ada dalam cerita yang dia tulis. Saya penasaran lagi dan belajar lagi. Dan akhirnya saya pun bisa menulis.

Apa yang sebenarnya terjadi? Itulah energi orang di sekitar kita yang menular. Betapa pentingnya memilh dan memilah orang terdekat kita karena akan memengaruhi cara pikir kita, cara kita menentukan arah hidup.

Bukan berarti kita tidak bergaul atau membuat kita sombong karena merasa lebih pintar, itu juga keliru.

Inti pesan yang ingin saya sampaikan adalah bahwa energi itu menular. Pilihanya cuma dua, kira yang mewarnai atau kita yang terwarnai. Ada pepatah, ingin tahu seseorang itu siapa? Lihat saja teman dekatnya pasti tidak jauh berbeda. ***

Penulis,
Karnoto



Type above and press Enter to search.