Breaking News

Di Masjid Syekh Nawawi Al-Bantani, Ini Isi Tausiah Ustadz Hanan Attaki



Karena memang tidak semua yang kita inginkan dikabulkan, adakalanya justru sebaliknya dan itu mesti kita ridho dengan ketetapan Allah sehingga hati kita tenang," kata Hanan."_

Liputan | Karnoto

Hubungan seorang Muslim dengan Al-Qur'an yang paling standar adalah membaca Al Qur'an satu juz dalam sehari. Sedangkan Muslim istimewa minimal tiga juz per hari dan ada yang luar biasa yaitu enam juz per hari, ini biasanya mereka para penghapal Qur'an.

Demikian disampaikan Ustadz Hanan Ataki saat memberi tausiah di Masjid Syekh Nawawi Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Sabtu 1 Agustus 2026.

"Masa iya meluangkan waktu minimal 45 menit untuk baca satu juz tidak sempat, tidak bisa. Insya Allah bisa kalau kita niat sungguh-sungguh," kata Hanan.

Dalam kesempatan itu, Hanan juga menyampaikan bahwa seorang Muslim mesti ridho dengan segala ketetapan yang Allah takdirkan karena itu pasti yang terbaik menurut versi Allah.

Ia mengatakan, jangan menggunakan alat ukur akal manusia ketika menerima sebuah takdir karena akal manusia memiliki keterbatasan sehingga tidak mampu menjangkau apa yang akan terjadi dimasa mendatang.

Jadi kalau diberikan ujian mesti sabar sedangkan ketika diberi nikmat mesti bersyukur. Dan ketika diberikan takdir yang tidak sesuai dengan keinginan kita maka terimalah dengan ridho dan lapang dada sehingga membuat ketenangan hati.

"Karena memang tidak semua yang kita inginkan dikabulkan, adakalahnya justru sebaliknya dan itu mesti kita ridho dengan ketetapan Allah sehingga hati kita tenang," kata Hanan.

Sekedar diketahui, Ustadz Hanan Attaki lahir di Aceh pada 31 Desember 1981. Ia merupakan pendiri Komunitas Pemuda Hijrah dan meluluskan kuliah di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Di Mesir ia mengambil Fakultas Ushuludin Jurusan Tafsir Al-Qur'an. Sebelum ke Mesir ia mondok di Pondok Pesantren Ruhul Islam Banda Aceh tahun 200.

Gaya tausiah Ustadz Hanan Attaki memang tergolong unik dan khas dengan generasi muda sehingga setiap eventnya banyak dihadiri para generasi muda termasuk generasi Z, mulai dari pelajar hingga mahasiswa.

Selain khas gaya anak muda, Hanan juga kerap kali tausiah tentang seputar parenting mulai dari perceraian, pernikahan sampai poligami. Tidak sedikit emak-emak yang gandrung dengan tausiah ustad asal Aceh ini. ***

Type and hit Enter to search

Close